Kotak Suara

Minggu, 21-07-2013 14:47

Tuntut KPU, Langkah Khofifah Dinilai Tepat


M. Jasri

Khofifah Indar

Khofifah Indar

TERKAIT
JAKARTA, PESATNEWS- Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI) Boni Hargen, memberikan apresiasi terhadap langkah Khofifah Indar Parawansa yang menggugat Komisi Pemiluhan Umum (KPU) Jawa Timur ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), dan melapor ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), terkait pencoretan dirinya sebagai kontestan Calon Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2013.

Boni menjelaskan bahwa, langkah yang dilakukan Khofifah, dengan menempuh  melanjutkan keputusan ke PTUN dan DKPP, menurutnya menjadi langkah tepat, patut diteladani dan di contoh. Hal itu perlu dilakukan sebagai upaya untuk menempuh jalur hukum atas kekecewaan terhadap putusan KPU.   

"Itu langkah yang patut diteladani. Khofifah menempuh jalur hukum, sebagai bentuk pembelajaran bagi kita tentang bagaimana menyikapi kekecewaan terhadap pelaksanaan sebuah pemilukada,"  ujar Boni, Minggu (21/7/2013).

Dirinya menambahkan, telah banyak
kejadian konflik horizontal terkait politik elektoral dalam pemilukada di sebuah daerah, akibat adanya sengketa atau beda pendapat, meskipun begitu, Khofifah tak ingin hal itu terjadi. Boni mencatat, seorang Khofifah lebih memilih untuk menempuh jalur hukum.

"Padahal dia (Khofifah),sangat transparan 'terjahati' dalam proses Pilgub di Jawa Timur,"tegas Boni.

Seperti diketahui, dengan didampingi kuasa hukumnya, Otto Hasibuan, pasangan calon gubernur (Cagub) dan calon wakil gubernur (Cawagub) Jawa Timur, Khoffifah Indar Parawansa dan Herman S Sumawiredja, mendatangi kantor DKPP. kedatangan Tim kuasa hukumnya ke DKPP, untuk melaporkan lima komisioner KPU Jawa Timur yang telah melakukan kecurangan dalam proses penerimaan pendaftaran peserta pemilihan gubernur.

Selain DKPP, Tim ini juga telah melapor ke PTUN Surabaya. Di kota pahlawan itu, pasangan denga sebutan slogan 'BerKaH' (Bersama Khofifah Herman) ini lebih dahsyat lagi. Saat melapor ke PTUN, pasangan ini dikawal dengan mengusung 17 pengacara sekaligus.[ ]


Editor : Ervan Bayu Setianto

  

KOMENTAR



KOMENTAR ANDA

Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.



Kontak KamiTentang KamiLowongan Pedoman Media Siber
Copyright © 2014 www.pesatnews.com