Minggu, 23-06-2013 09:24

Polri Terlalu Kalap Merespon Mahasiswa


M. Jasri

ist

ist

TERKAIT
JAKARTA, PESATNEWS - Anggota Komisi III DPR-RI dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ahmad Yani angkat bicara terkait tindakan aparat kepolisian dalam menangani demonstrasi yang di lakoni oleh para mahasiswa baru-baru ini.

Menurut Wakil Ketua Fraksi PPP DPR RI itu, penanganan aparat Polri terhadap demonstrasi mahasiswa dalam merespons kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), polri janganlah terlalu kalap dalam merespons.

"Itu sebuah aspirasi kawan-kawan mahasiswa yang menolak kenaikan harga BBM. Saya melihat dalam penanganan demonstrasi, terkesan begitu kalap betul, ada apa dibalik
kekalapan ini," komentar Ahmad Yani dalam pesan rilisnya kepada wartawan, Minggu, (23/6/2013).

Yani menambahkan bahwa, demonstrasi yang dilakukan mahasiswa, sejatinya sebagai bentuk perjalanan sejarah reformasi. Pasalnya pemerintah SBY tentu tidak akan hadir
jika tanpa adanya gerakan mahasiswa 1998 saat reformasi lalu.

"Begitu sadisnya, jika aktivis mahasiswa itu dilabeli sebagai perusuh. Kewenangan pemerintah menaikkan harga BBM, tapi hak mahasiswa juga mengkritisi kebijakan pemerintah," ujarnya.

Terkait aksi mahasiswa, Yani justru melihatnya sebagai bentuk mengartikulasikan kepentingan masyarakat, karena begitulah operasional demokrasi.

"Tapi saya tidak tahu jika pemerintahan SBY ingin mengembalikan era otoritariansime. Saya mengimbau kepada Polri sebagai mitra kerja di Komisi III, agar lebih arif dan bijaksana dalam merespons aksi mahasiswa. Kedudukan Polri bisa seperti saat ini, karena salah satunya hasil perjuangan mahasiswa. Terkait aksi mahasiswa, saya melihat tidak ada yang anarkis, semua masih normal saja," ujarnya. [ ]


Editor : Fuad R

  

KOMENTAR



KOMENTAR ANDA

Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.



Kontak KamiTentang KamiLowongan Pedoman Media Siber
Copyright © 2014 www.pesatnews.com