Sabtu, 15-06-2013 17:49

LIMA: Format Verifikasi KPU Tak Terfokus


Angga Susanto

r

ray

TERKAIT
JAKARTA, PESATNEWS- Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) Ray Rangkuti menilai model dan format pengumuman daftar calon sementara (DCS) bakal calon legislatif (Bacaleg) yang dirancang Komisi Pemiihan Umum (KPU) tidak fokus dan tidak memiliki titik tekan.

Hasil verifikasi DCS hendaknya dilakukan secara transparan dan dipublikasikan ke publik sehingga publik dapat mendeteksi bila ada kecurangan baik dari pihak KPU mau pun Caleg.

"Model atau format pengumuman DCS yang dirancang oleh KPU sebenarnya tidak memiliki fokus dan titik tekan. Dengan sekedar menyebut partai, nama, nomor urut dan asal daerah, format pengumuman DCS ini seperti lebih memberi kesan akan sosialisasi DCS dengan makna sebagai DCT (daftar calon tetap, red)," ujar Ray dalam siaran persnya, Sabtu (15/6/2013).

Menurut Ray apabila maksud pengumuman DCS ini ditujukan untuk mengundang masyarakat memberi tanggapan atas terpenuhi atau tidaknya persaratan administrasi calon (pasal 30 ayat 2 PKPU No 7/2013) maka sudah semestinya pengumuman ini disertai dengan data riwayat hidup dan administrasi sang caleg.

"Bagaimana masyarakat tau bahwa data-data yang disampaikan sang caleg kepada KPU adalah misalnya palsu, berbohong, keanggotaan ganda,  dan sebagainya pada saat di mana data-data yang akan diverifikasi malah tidak tersedia," jelasnya.

Lebih lanjut Ray menilai format yang dijalankan oleh KPU ini tidak menunjukkan agar masyarakat kembali mengkritisi administrasi para Caleg. "Boleh disebut format pengumuman DCS ini bahkan terkesan jauh dari ajakan untuk meneliti administrasi para caleg," terangnya.

Ray menambahkan perlu adanya perubahan 'main set' kepada para Caleg agar tidak hanya sekedar verifikasi administrasi namun lebih kepada substansi verifikasi moralitas para Caleg.

"Sejatinya verifikasi administrasi palsu atau KTP palsu sudah harus kita rubah ke verifikasi moralitas palsu atau kapasitas palsu para caleg. Dengan begitu, Pemilu kita tidak terjebak dengan sederet persoalan administrasi yang melupakan persoalan isi dan subtansi," imbuhnya.[ ]


Editor : Ervan Bayu Setianto

  

KOMENTAR



KOMENTAR ANDA

Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.



Kontak KamiTentang KamiLowongan Pedoman Media Siber
Copyright © 2014 www.pesatnews.com