Rabu, 13-06-2013 08:47

Agung Laksono: Kartu Perlindungan Sosial Tak Perlu Izin DPR


Robbi Khadafi

Kartu Perlindungan Sosial

Kartu Perlindungan Sosial

TERKAIT
JAKARTA, PESATNEWS- Pemerintah dalam hal ini diwakili oleh Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), Agung Laksono membantah tudingan berbagai kalangan termasuk DPR bahwa pemerintah telah menyalahi aturan penyaluran Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) dengan membagikan Kartu Perlindungan Sosial (KPS) kepada rakyat yang tidak mampu belum lama.

Padahal, anggaran untuk BLSM yang nantinya masuk dalam APBN-P sendiri belum diketok palu oleh DPR. Melainkan, anggaran BLSM baru disetujui ditingkat komisi di DPR, yakni komisi VIII yang membidangi masalah sosial.

"Memang ini kartu ini sudah dirancang sudah lama sekitar 10 tahun untuk beras rakyat miskin (raskin). Sehingga tidak perlu persetujuan DPR. Dan KPS ini tidak berkaitan dengan BLSM," kata Agung Laksono di sebuah acara tv swasta, Rabu (12/6/2013) malam.

Menurutnya, anggaran KPS yang ditujukan untuk raskin berasal dari APBN 2012, yakni sebesar Rp 16 triliun. Sehingga, sambung dia, anggaran KPS untuk raskin tidak mengambil anggaran dari APBN-P yang saat ini sedang disusun oleh pemerintah dan DPR.

"Jadi, jika BLSM tidak ada, ini (KPS) tetap jalan," ujarnya.

Mantan Ketua DPR ini mengungkapkan, KPS ini juga  diproyeksikan untuk program-progran pro rakyat lainnya, termasuk penyaluran BLSM yang juga dapat menghemat biaya.

"Sasaran KPS untuk 15,5 juta kepala keluarga atau sekitar 63 juta penduduk tidak mampu, sasarannya sama dengan BLSM," ungkapnya.

Terkait data KPS dapat dipalsukan atau tidak tepat sasaran, Wakil Ketua Umum DPP Golkar ini menjelaskan bahwa didalam KPS tersebut tercantum biodata lengkap pemilih KPS yang didalamnya juga terdapat chip. Sehingga, KPS ini aman dan tidak bisa digandakan.

"Tidak bisa diperjualkan beli kartu ini. Dan semestinya pejabat publik harus mensosialisasikannya," jelas Agung Laksono.[ ]


Editor : Ervan Bayu Setianto

  

KOMENTAR



KOMENTAR ANDA

Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.



Kontak KamiTentang KamiLowongan Pedoman Media Siber
Copyright © 2014 www.pesatnews.com