Berita Terkini

Senin, 10-06-2013 19:47

Pemerintah Sahkan Ikatan Notaris Versi Adrian Djuaini


Subchan Chusaen Albari





TERKAIT
JAKARTA, PESATNEWS - Berdasarkan hasil kongres luar biasa di Bali pada 23-24 Mei 2013 Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) secara legetimid sudah mengesahkan organisasi Ikatan Notaris Indonesia (INI) dibawah kepemimpinan Adrian Djuaini.

Saat dimintai konfirmasi Andrian juga mengatakan bahwa keputusan itu sudah sesuai dengan Angaran Dasar dan Angaran Rumah Tangga (AD/ART) INI. Dengan dikuti oleh 1003 peserta KLB seluruh Indonesia termasuk Wakil Hukum dan Ham Deny Indrayana.

"Jadi sesuai dengan keputusan pada KLB kemarin di Bali Kemenkumham sudah mengesahkan INI dibawah kepemimpinan saya, karena memang secara konstitusi itu yang sesuai," ujarnya di Kementrian Hukum dan Ham, Kuningan, Jakarta. Senin (10/6/2013).

Atas hasil keputusan itu, ia juga mengatakan Wamen mendukung penuh INI dibawah kepemimpinanya dan berharap bisa menjalankan tugas fungsinya sebagai notaris dengan program kerja yang kongkrit.

"Kedua Wamen juga mendukung saya untuk bisa menjalankan amanahnya secara baik selama tiga tahun mendatang," terangnya.

Namun Wamen juga meminta kepada Andrian untuk bisa menjaga hubungan yang harmonis dengan kubu Sri Rachma Chandrawati yang juga mengangap INI dibawah kepemimpinanya yang sah secara konstitusi karena diketahui kepengurusan INI pecah menjadi dualisme.

"Kemudian Wamen juga meminta kepada saya pribadi untuk melakukan komunikasi yang baik dengan SRC karena bagaimanapun semua harus bisa dirangkul," terangnya.

Sementara Kolier L.H direktur perdata ditjen AHU, Kemenkumham juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya secara Legetimid Kemenkumhan sudah mengesahkan INI dibawah kepemiminan Adrian Djuaini.

"Jadi memang yang syah dan yang sudah ditetapakan Kemenkumhan yakni INI dibawah kepengurusan Andrian dan tidak ada dualisme kepemimpinan," tegasnya

Saat dimintai keterangan soal alasan kenapa kubu SRC tidak disahkan secara oleh pemerintah, Kolier mengatakan memang pelaksanan Kongres di Sudirman tidak sesuai dengan ADRT. Ada beberapa cacat dalam kongres tersebut.

"Mengenai INI yang pimpiin oleh SRC memang dari hasil kajian dari pemerintah dan Mentri Hukum dan Ham sesuai dengan laporan yang kami terima, itu tidak sesuai dengan ADART, berdasarakan kongres yang daiadakan di balai Sudirman tidak berakhir dengan pemilihan ketua INI. Karena pada waktu itu pemipinan sidang sudah meningalkan tempat duduknya," tandasnya. [*]



Editor : Hasan Basri

  

KOMENTAR



KOMENTAR ANDA

Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.



Kontak KamiTentang KamiLowongan Pedoman Media Siber
Copyright © 2014 www.pesatnews.com