Berita Nasional

Jumat, 31-05-2013 23:54

KPU: Masyarakat Tetap Bisa Memilih Meski Tidak Masuk DPT


Angga Susanto

Husni Kamil Manik

Husni Kamil Manik

TERKAIT
JAKARTA, PESATNEWS - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik menyampaikan untuk masyarakat yang tidak terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) tetap dapat memberikan hak pilihnya bila memenuhi syarat sebagai pemilih dalam pemilihan umum (Pemilu) 2014 nanti.

Ini berdasarkan Pasal 40 ayat 5 Undang-Udang Nomor 8 Tahun 2012, tentang Pemilu anggota DPR, DPD dan DPRD, dimana mereka akan disertakan dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Dijelaskan oleh Husni, dalam pasal 40 ayat 5 tersebut menerangkan bahwa warga negara yang memenuhi syarat sebagai pemilih dan tidak memiliki identitas kependudukan dan/atau tidak terdaftar dalam daftar pemilih sementara, daftar pemilih sementara hasil perbaikan, daftar pemilih tetap, atau daftar pemilih tambahan, KPU Provinsi melakukan pendaftaran dan memasukkannya ke dalam daftar pemilih khusus.

“Nah dalam Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2013 pasal 35 ayat 1 juga mengatur demikian. Disebutkan dalam hal setelah DPT ditetapkan dan diumumkan, jika masih terdapat pemilih yang tidak terdaftar, PPS (Panitia Pemungutan Suara,red) mendaftarkan pemilih tersebut ke dalam DPK. PPS melakukan verifikasi untuk memastikan bahwa pemilih telah memenuhi syarat sebagai pemilih,” ujar Husni kepada wartawan di Jakarta, Jumat (31/5).

Lebih lanjut Husni menyampaikan, PPS menyusun DPK paling lambat 14 hari sebelum pemungutan suara. PPS kemudian menyampaikan DPK kepada KPU Provinsi melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan KPU Kabupaten/Kota, paling lambat satu hari setelah ketua dan anggota PPS memberi paraf pada DPK tersebut.

“Jadi KPU Provinsi menetapkan DPK berdasarkan usulan PPS paling lambat 7 hari sebelum pemungutan suara,” katanya

Menurutnya sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 102/PUU-VII/2009 WNI yang memenuhi syarat memilih tapi tidak terdaftar dalam DPT juga dapat menggunakan hak pilih dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Dalam putusan tersebut MK menyatakan selain WNI yang terdaftar dalam DPT, WNI yang belum terdaftar dalam DPT dapat menggunakan hak pilih dengan menunjukan KTP yang masih berlaku, atau paspor yang masih berlaku bagi WNI yang berada di luar negeri.

“Tapi selain menunjukkan KTP, warga negara tersebut juga wajib melengkapinya dengan Kartu Keluarga (KK) atau nama sejenisnya. Penggunaan hak pilih bagi WNI dengan menggunakan KTP yang masih berlaku hanya dapat digunakan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berada di RT/RW atau nama sejenisnya sesuai dengan alamat yang tertera di dalam KTPnya,” kata Husni.

Syarat lain, sebelum menggunakan hak pilih, warga negara tersebut juga terlebih dahulu harus mendaftarkan diri pada KPPS setempat yang dilakukan satu jam sebelum selesainya pemungutan suara di TPS atau TPS Luar Negeri setempat. [*]


Editor : Yudi Wahyudi

  

KOMENTAR



KOMENTAR ANDA

Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.







BERITA Megapolitan
BERITA Berita Daerah
BERITA Berita Nasional
Kontak KamiTentang KamiLowongan Pedoman Media Siber
Copyright © 2014 www.pesatnews.com