Kotak Suara

Selasa, 28-05-2013 21:23

Gubernur Terpilih PDIP, Para Pejabat Korup di Jateng Akan Dilibas


arief

Ganjar-Heru

Ganjar-Heru

TERKAIT
JAKARTA, PESATNEWS – Sama dengan kader PDIP Joko Widodo (Jokowi) yang mengusur para pejabat Pemda DKI Jakarta yang terindikasi korupsi, DPP PDIP juga meminta Gubernur Jawa Tengah  (Jateng) terpilih, Ganjar Pranowo, untuk melibas para pejabat di jajaran Pemda yang terindikasi korup.

‘‘Pejabat-pejabat di Jateng yang tidak beres nanti pasti digusur oleh Gubernur Ganjar Pranowo. Ganjar pasti dapat data nama-nama pejabat yang diduga terlibat korupsi, sikat saja! Jangan ewuh pakewuh bersihkan Pemda dari para pejabat yang korup. Jika tidak dibersihkan, kita akan bisa kena sendiri,“ tegas Bendahara DPP PDIP Juliari Batubara kepada wartawan, Selasa (28/5/2013).

Selain itu, lanjutnya, tugas Ganjar sebagai Gubernur dari PDIP, adalah membenahi kemiskinan di Jateng. ‘‘Tingkat kemiskinan di Jateng paling tinngi di Indonesia, yaitu nomor dua setelah Banten. Ini harus dilihat oleh Gubernur baru nanti, mengapa bisa begini. Jadi, Ganjar harus benahi kemiskinan. Percuma membuat infrastruktur kalau masih banyak rakyat miskin,“ tutur Ari, sapaan akrab Juliari Batubara.

Menurut Ari, PDIP optimis Gubernur baru akan bisa cepat membenahi persoalan di Jateng karena mudah melakukan koordinator dengan para bupati/walikota di Jateng. ‘‘Gubernur Ganjar akan mudah lakukan koordinasi dengan daerah karena mayoritas bupati/walikota di Jateng dari PDIP,“ tandas tim pemenangan Ganjar-Heru ini.

Ia pun  mengungkapkan resep kemenangan telak calon pasangan gubernur-wagub dari PDIP, Ganjar Pranowo – Heru Sudjatmoko di Pilgub Jateng. ‘‘Untuk menangkan jagonya di Pilgub Jateng, DPP PDIP turun langsung. DPP benar-benar persiapkan strategi peperangan dan tim kampanye. Mesin partai berjalan baik, figur Ganjar juga bisa dijual, masyarakat Jateng melihatnya sebagai figur perubahan. Kalau pejabat lama sudah terbukti tidak ada kemajuan sehingga sulit untuk dijual,“ paparnya.

Untuk memenangkan jagonya di Jateng tersebut, ungkap Ari, DPP PDIP langsung menurunkan 6 komandan tempur yang dibagi kedalam 9 dapil di Jateng. ‘‘Saya konandan tempur di dapil I Semarang dan sekitarnya, sedangkan komandan wilayahnya adalah Puan Maharani. Perintah DPP hanya satu, yaitu calon PDIP harus menang.  Jateng itu kandang banteng, siapa macam-macam akan diseruduk,“ tegas mantan ketua umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini.

Guna memengakan Ganjar-Heru, Ari mengaku setiap Jumat sampai minggu dirinya berada di Jateng. „Saya keliling di empat daerah kabupaten/kota. Mesin partai PDIP di Jateng paling bagus, sehingga menang telak. Kalau di Sumut, Jabar dan Bali, PDIP kalah tipis karena mesin partai kurang jalan dan itupun dicurangi oleh calon incumbent,“ beber Caleg DPR RI Dapil Jateng I Semarang dan sekitarnya ini.

Dengan kemenangan Ganjar-Heru di Jateng yang diusung PDIP sendiri melawan banyak partai, tegas dia, ternyata terbukti bahwa tidak berbanding lurus antara banyaknya partai pendukung dengan perolehan suara. ‘‘Ini karena rakyat sudah pintar memilih pemimpin,“ ungkap fungsionaris DPP PDIP ini.

Namun, jelas dia, yang dibutuhkan sebagai faktor pemenang dari figur calon kepala daerah itu bukanlah orang yang dikenal atau tidak, melainkan figur yang bisa dijual. ‘‘Meskipun mesin partai jalan, tapi kalau kader yang dicalonkan tidak laku jual, ya akan kalah. Yang membuat kita senang itu calon PDIP menang telak di Jateng, yaitu unggul sekitar 18 persen,“ terangnya.

Apakah Gubernur Jateng Ganjar Pranowo nanti akan melakukan lelang jabatan di jajaran Pemda Jateng seperti yang telah dilakukan Gubernur Jokowi di Jakarta? "Itu terserah Ganjar. DPP hanya memberi saran-saran yang baik," jawab Ari. [*]





Editor : Hasan Basri

  

KOMENTAR

  • wong cilik

    Banyak pejabat dinas pendidikan propinsi jateng = korup. mau cek lihat berapa income dia per tahun dan bandingkan dengan harga mobil atau harta benda mewah lainnya dirumah pejabat itu..


KOMENTAR ANDA

Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.



Kontak KamiTentang KamiLowongan Pedoman Media Siber
Copyright © 2014 www.pesatnews.com