Selasa, 21-05-2013 13:41

Pengamat : Jokowi Layak Jadi Capres 2014


Robbi Khadafi

Jokowi

Jokowi

TERKAIT
JAKARTA, PESATNEWS- Nama Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) layak diperhitungkan maju sebagai kandidat terkuat sebagai Calon Presiden (Capres) pada Pilpres 2014.

Pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI), Iberamsjah mengatakan dukungan masyarakat pada Jokowi untuk menjadi presiden saat ini sangat tinggi. Oleh karena itu alasan-alasan yang dikemukakan para politisi partai lain ataupun calon-calon presiden semata-mata bertujuan untuk tidak memberikan ruang pada Jokowi untuk maju.

"2014 eranya Jokowi. Siapaun tidak bisa lawan dia kalau memang dia maju sebagai capres. Makanya ini capres-capres semuanya sudah ketar ketir menunggu waktu pengumuman Jokowi maju atau tidak sebagai capres. Jokowi maju para capres bisa gigit jari saja," tegas Iberamsjah, Selasa (21/05/2013).

Guru Besar Ilmu Politik UI ini juga mengakui selama ini rekam jejak Jokowi baik sebagai walikota Solo maupun Gubernur DKI Jakarta memang belum ada keberhasilan yang dia raih.Tapi masyarakat saat oni memang sejak dulu tidak pernah mempelajari rekam jejak calon pemimpinnya. Jokowi, kata dia, meski tidak jelas keberhasilan kepemimpinannya, tapi sangat jelas keberhasilan pencitraannya.

"Tapi rakyat maunya yang seperti itu,dan Indonesia pasca 2014 tidak akan berubah dari yang hari ini, karena yang dimainkan hanya citra," tambahnya.

Dia pun heran dengan sikap elit-elit pendukung Jokowi seperti Prabowo yang dulu memberikan citra baik tentang Jokowi, tapi sekarang justru ketakutan sendiri dengan Jokowi. Kalau nunggu 2019 maka menurutnya tidak ada lagi era Jokowi.

"Masyarakat akan keburu sadar kalau Jokowi gak bisa apa-apa. Prabowo dulu dukung Jokowi, sekarang ketakutan sendiri.Begitu juga dengan elit-elit PDIP.Kalau Gerindra dan PDIP mau dukung Jokowi yah sekarang, tapi mereka akan menyesal sendiri karena saya yakin jikapun terpilih  Jokowi akan hanya sampai 1 periode saja karena rakyat sadar, Jokowi tidak melakukan apapun.Jokowi ini sama seperti SBY kok pencitraan doang," tandasnya.[ ]


Editor : Ervan Bayu Setianto

  

KOMENTAR



KOMENTAR ANDA

Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.



Kontak KamiTentang KamiLowongan Pedoman Media Siber
Copyright © 2014 www.pesatnews.com