Top News

Senin, 06-05-2013 13:31

Pemerintah Inggris 'Beri Karpet Merah' Untuk OPM


Yudi Wahyudi

OPM

PM Inggris David Cameron bertemu pimpinan OPM

TERKAIT
JAKARTA, PESATNEWS- Berdirinya kantor perwakilan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di kota Oxford, Inggris membuat geram pemerintah Indonesia. Tak hanya pemerintah, masyarakat pun mengecam tanda pengakuan eksistensi OPM di negara kerajaan tersebut.

Ternyata bukan kali ini saja Inggris terkesan mengakui OPM, bahkan penelusuran pesatnews, pada 2008 lalu, OPM juga pernah 'diterima dengan baik' oleh pemerintah Inggris. Dalam gambar yang diterima redaksi pesatnews, ada sebuah gedung yang mengibarkan bendera bintang kejora selama 4 hari berturut-turut. Bahkan pemimpin OPM, Benny Wenda dan para petinggi gerakan separatis tersebut bertemu dengan Perdana Menteri Inggris saat ini David Cameron.

Pemerintah Inggris pun merespon kabar yang memanaskan telinga rakyat Indonesia ini. Menurut Kedubes Inggris peresmian kantor perwakilan Papua Merdeka di Oxford tidak merepresentasikan sikap pemerintah Inggris. Namun, ditekankan mereka tidak ada perubahan posisi pemerintah Inggris terhadap kedaulatan NKRI.

"Itu tidak merefleksikan pemerintah Inggris. Tidak ada perubahan posisi pemerintah Inggris. Namun, untuk lebih mempertegas, pemerintah Indonesia tetap akan menindaklanjuti hal tersebut," ujar Teuku.

Sebagaimana diketahui di Inggris tepatnya Oxford telah diresmikan kantor Papua Merdeka. Kantor tersebut dibuka oleh aktivis yang menamakan diri Free West Papua Campaign.

Pembukaan dihadiri Walikota Oxford Mohammaed Niaz Abbasi, anggota parlemen Inggris, Andrew Smith dan mantan walikota Oxford, Elise Benjamin. Konon, kantor tersebut dibuka untuk memenuhi tuntutan kampanye.[ ]







Editor : Ervan Bayu Setianto

  

KOMENTAR



KOMENTAR ANDA

Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.



Kontak KamiTentang KamiLowongan Pedoman Media Siber
Copyright © 2014 www.pesatnews.com