Selasa, 30-04-2013 15:42

9 Anggota Keluarga Nyaleg Lewat Demokrat


Robbi Khadafi

Sukawi Sutarip

Sukawi Sutarip

TERKAIT
JAKARTA, PESATNEWS - Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah (Jateng), Sukawi Sutarip memasukkan 9 anggota keluarganya dalam Daftar Caleg Sementara (DCS) di Partai Demokrat (PD) untuk perebutan kursi legislatif di DPR dan DPRD.

Mantan Wali Kota Semarang itu merupakan calon legislatif (caleg) DPR RI dari dapil IX Jateng dengan nomor urut 1. Dia memasukkan istrinya, Sinto Sukawi sebagai caleg DPR dapil Jateng II nomor urut 2.

Kakak kandung Sukawi, Kawi Suharli juga masuk dalam daftar caleg DPRD Provinsi dapil Jateng II nomor urut 1. Sedangkan adiknya, Sutarip Tulis Widodo, dimasukkan dalam DCS caleg DPR RI dapil Jateng X nomor urut 1. Istri Tulis, Sri Ratnawati, menjadi caleg DPR RI maju dari dapil Jateng IX nomor urut 9.

Sukawi juga mencalonkan dua anaknya menjadi caleg. Anak pertama, Ina Sukawati menjadi caleg DPRD Provinsi dapil Jateng III nomor urut 1. Sedangkan menantunya, suami Ina, Jhomy, terdaftar menjadi caleg DPRD Kabupaten Pati dapil I nomor urut 1.

Anak ke dua Sukawi, AS Sukawi Wijaya alias Yoyok, masuk dalam daftar caleg DPRD Provinsi dapil Jateng I nomor urut 1. Sementara Itsri Yoyok, Suswati, masuk dalam daftar caleg DPRD Kota Semarang dapil II nomor urut 1.

Mantan Ketua DPC Partai Demokrat Cilacap, Tri Dianto menilai tindakan Sukawi yang memasukkan hampir seluruh keluarganya dalam DCS Demokrat sudah keterlaluan. Hal ini, menurut dia, semakin memperburuk citra Demokrat.

"Khusus di Jawa Tengah ini sudah keterlaluan. Masa satu keluarga nyaleg satu partai dari ketua DPD istri nya anak nya kakak nya adik nya keponakan nya. Demokrat mau dibawa ke mana kalau sudah seperti itu, hanya mau bikin dinasti saja," jelas Tri saat dihubungi, Selasa (30/4/2013).

Loyalis Anas Urbaningrum ini menjelaskan, sejak 2011 seharusnya masa jabatan Sukawi sebagai ketua DPD Jateng sudah berakhir. Namun dia ngotot untuk mengulur-ulur waktu. Hingga kini hanya DPD Jateng yang belum melakukan Musyawarah Daerah. "Katanya belum ada surat dari DPP, belum siap mengadakan musda karena belum ada dana ya macam-macam alasan," tuturnya.

Dia pun menuding bahwa Sukawi sengaja mengulur dan tidak mau diganti dari jabatannya agar bisa mendirikan kerajaan keluarga di Demokrat Jawa Tengah. "Ya karena sengaja di buat agar tidak ada musda biar jadi kerajaan elit Demokrat di Jawa Tengah biar sterusnya di pimpin oleh itu-itu saja," tegasnya.

Tri berpendapat, Demokrat akan hancur di pemilu 2014 karena perilaku segelintir elite yang korup dan hingga kini masih dipertahankan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Saya yakin demokrat dalam pemilu 2014 akan semakin tenggelam," tandasnya. [*]


Editor : Hasan Basri

  

KOMENTAR



KOMENTAR ANDA

Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.



Kontak KamiTentang KamiLowongan Pedoman Media Siber
Copyright © 2014 www.pesatnews.com