Rabu, 10-04-2013 19:51

Bawaslu dan KPU Beda Tafsir UU Pemilu


Angga Susanto

Saldi Isra

Saldi Isra

TERKAIT
JAKARTA, PESATNEWS - Pakar Hukum Tata Negara Universitas Andalas, Saldi Isra menilai sengketa pemilu terjadi dikarenakan perbedaan penafsiran mengenai UU No 8 Tahun 2012 khususnya pasal 259 ayat 1, 2 dan 3 antara Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Pasal 259 ayat 1 memang dibelah jadi 2. Ada pasal atau frasa yang setiap putusan yang diambil bersifat final dan mengikat. Tapi ada pengecualian mengenai verifikasi faktual dan Daftar Calon Tetap," ucap Saldi dalam persidangan di DKPP, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (10/4).

Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Jimly Assyiddiqie dan dampingi oleh Anggota Majelis mengagendakan mendengar keterangan ahli. Kembali Saldi Isra memberikan keterangan bahwa perbedaan tafsir antara dua lembaga penyelenggara Pemilu tersebut tidak menyalahi undang-undang. Dimana KPU tidak melaksanakan putusan Bawaslu mengenai hasil sidang ajudikasi dengan merekomendasikan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menjadi peserta Pemilu 2014.

"Dalam pembahasan saya, tidak salah kalau KPU tidak melaksanakan itu karena dikecualikan pasal 259 ayat 1. Kemungkinan KPU tidak melaksanakan diatur dalam pasal 259 ayat 3," jelasnya.

Saldi menambahkan bahwa sulit bagi Bawaslu menyatakan KPU telah melakukan pelanggaran kode etik karena menurutnya putusan mereka tidak bersifat berkekuatan hukum tetap. "Kalau tidak dilaksanakan, ada ruang (gugatan) ke PTTUN," tukasnya.

Sebelumnya ini merupakan sidang ketiga DKPP mengenai sengketa Pemilu pelanggaran kode etik teradu KPU. Dalam sidang kali ini seluruh komisioner lembaga pemilihan ini pun terlihat hadir mengikuti jalannya persidangan. [*]


Editor : Hasan Basri

  

KOMENTAR



KOMENTAR ANDA

Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.



Kontak KamiTentang KamiLowongan Pedoman Media Siber
Copyright © 2014 www.pesatnews.com