Berita Terkini

Sabtu, 06-04-2013 15:35

Sutiyoso: Kasus Cebongan Tangung Jawab Danjen Kopassus


Subchan Chusaen Albari

Sutiyoso

Sutiyoso

TERKAIT
JAKARTA, PESATNEWS - Kasus Penyerangan Lapas Cebongan memang sampai saat ini belum sampai pada tahan akhir penyelidikan. Namun mantan Pangdam Jaya Letjen TNI (Purn) Sutiyoso mengatakan bahwa kejadian kemanusian ini adalah sepenuhnya tangung jawab Komandan Kopasus karena pelaku utamanya adalah anak buahnya sendiri.

"Tanggung jawab akan pengawasan menyeluruh terhadap anggota Kopassus ada di tangan Komandannya, jadi kejadian Lapas Cebongan patutlah menjadi tanggung jawab komandannya," ujarnya saat memberikan materi pada acara diskusi Polemik bertajuk Kecolongan Aksi Cebongan di Restoran Warung Daun Jakarta, Sabtu (6/4/13).
 
Ia mengunakan pola pikir TNI, berdasarkan pengalamanya dalam dunia militer yang telah ia jalani selama masih menjadi angota aktif. Sistem di TNI memang harus satu komando komunikasi yang dibangun adalah atas bawah. Jadi apa yang dilakukan bawahan itu berdasarkan perintah atasan artinya satu kata satu komando.

"Seorang anggota Pasukan khusus bergerak dibawah komandonya," terang Ketua Umum PKPI ini.

Selain itu, ia menayakan prihal kronologi penyerangan Angota Kopasus ke Lapas Cebongan. Dikatakan menurut temuan hasil Tim Investigasi bentukan TNI AD. para pelaku ditengarai adalah Kopasus tingkat II Kartosuro. Sebelum melakukan penyerbuan kelompok ini tengah melakukan latihan di gunung Lawu Salatiga Solo hingga akrinya mereka memaksa turun gunung guna melakukan aksi penyerangan masal di Cebongan.

Dari rentetan pristiwa ini kenapa Angota Kopasus bisa seenaknya sendiri keluar mengunakan mobil padahal masih dalam situasi latihan. Artinya lemahnya pengawasan bisa saja dilakukann oleh seorang komando dalam mengotrol anak buahnya, bisa saja tidak ada proses perijinan

"pengawasan, kontrol seorang komando itu ppenting terhadap anak buahnya agar tidak berbuat seenaknya sendiri," terangnya.

Selain Sutiyoso acara diskusi ini juga dihadiri oleh beberapa narasumber lain seperti anggota Komisi III dari Fraksi Hanura Syarifuddin Suding,Komisioner Komnas HAM Nurhkolis dan Pengamat militer LIPI Ikrar Nusa Bhakti.

Sedangkan menurut Ikrar Nusa Bakti langkah TNI AD dalam menangani kasus ini cukup baik. Dengan waktu yang tidak begitu lama TNI sudah berhasil menemukan hasil temuan sementara padahal sebelumnya kasus ini sudah ditangani oleh polisi. Namun untuk membuat Seketsa wajah palaku aja polisi sampai saat ini belum selesai-selesai.

"Adalah suatu yang sangat baik pihak AD menyampaikan secara objektif siapa pelaku penyerang Lapas Cebongan," ujarnya. [*]


Editor : Hasan Basri

  

KOMENTAR



KOMENTAR ANDA

Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.



Kontak KamiTentang KamiLowongan Pedoman Media Siber
Copyright © 2014 www.pesatnews.com