Berita Terkini

Kamis, 07-03-2013 18:31

Diduga, Mapolres OKU Dibakar Oknum TNI


Ivan CB

Ilustrasi

Ilustrasi

TERKAIT
OKU, PESATNEWS - Kantor Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, diserang sekumpulan orang yang diduga anggota TNI di Baturaja, OKU, Kamis (7/2). Akibat ini, kantor Mapolres OKU rusak parah dan terbakar, sehingga membuat kota Baturaja sempat mencekam dan sejumlah aktivitas warga terganggu.

Peristiwa penyerangan ini pun, terjadi di Mapolsek Martapura di OKU, yang membuat sejumlah peralatan di Mapolsek rusak parah, sehingga belum bisa beroperasi untuk masyarakat. Kerugian dari keributan ini belum bisa ditaksir secara pasti.

Bahkan dari peristiwa ini, Kompol Riduan, Kapolsek Martapura, terpaksa dilarikan mengunakan heli ke rumah sakit bahayangkara di Palembang, akibat menderita luka berat di mata dan dada.

Selain itu, satu korban lain, yakni aiptu marwandi yang juga menderita luka berat dengan luka tusuk di paha kiri dan patah hidung juga turut dilarikan ke RS Bhayangkara Palembang untuk mendapat perawatan intensif.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol R Djarot menyatakan belum ada korban jiwa dalam tragedi penyerangan polres ogan komering ulu. Menurutnya, ada lima korban luka-luka akibat keributan pagi tadi mapolsek OKU.

Dia menjelaskan, dua korban yakni kapolsek martapura dan satu anggota polres ogan komering ulu yang menderita luka parah dilarikan ke rs bhayangkara Palembang. Selain itu, tiga korban lainnya yakni bripkan M menderita luka bakar dan memar, Briptu Berlin yang menderita luka tusuk dada sebelah kiri dan ada sayatan punggung, sedangkan satu korban luka lain dari warga sipil.

“Kita semua prihatin atas peristiwa ini. Hingga kini kerusakan akibat peristiwa ini kantor polres ogan komering ulu rusak parah hingga sembilan puluh persen akibat terbakar, beruntung api bisa dipadamkan oleh PBk dam masyrakat karena mapolres terletak dekat juga dengan rumah warga,” tuturnya.

Pihak polda Sumel menyatakan, hampir sebanyak 72 dua kendaraan roda dua rusak dan terbakar, sebanyak 9 kendaraan roda empat milik dinas dan warga juga terbakar daalam peristiwa ini.

“Sedang di polsek martapura kondisinya juga rusak, sejumlah kaca pecah dan bangunan ikut rusak. Dua tahanan menurut data sementara melarikan diri akibat peristiwa tersebut,” imbuhnya.

Pihaknya saat ini sudah meninjau lokasi dan mempercepat agar pelayanan untuk masyarakat bisa dijalankan secepat mungkin akibat kerusakan itu. Sementara itu belum ada konfirmasi resmi dari pihak TNI hingga berita ini diturunkan.

Sementara Sebelum keributan, diduga sekumpulan orang yang diduga anggota TNI mempertanyakan perkembangan kasus tertembaknya rekan TNI pada 27 Januari lalu, dengan tersangka anggota lalu lintas polres OKU, atas nama bw dengan pangkat bripka. Korban sendiri adalah heru okyavoanus berpangkat pratu di  armed 15/76 Martapura. []         


Editor : Hasan Basri

  

KOMENTAR



KOMENTAR ANDA

Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.



Kontak KamiTentang KamiLowongan Pedoman Media Siber
Copyright © 2014 www.pesatnews.com