Top News

Rabu, 23-01-2013 06:15

Kerusuhan Antar Etnis Pecah di NTB



Ilustrasi

Ilustrasi

TERKAIT
SUMBAWA, PESATNEWS- Kerusuhan antar etnis pecah di Sumbawa, NTB. Perusakan rumah ibadah milik warga Bali, berlanjut pada aksi pembakaran sejumlah rumah, toko, mini bus, sepeda motor dan supermarket.

Supermarket UD Dinasti, di Jalan Kebayan, Sumbawa Besar, menjadi sasaran kemarahan warga. Massa merusak dan membakar toko tersebut, Selasa (22/1) malam.  

Aki anarkis warga berlanjut di Kampung Bali yang berlokasi di Jalan Baru Sumbawa Besar. Mereka merusak dan menjarah barang-barang dari sejumlah rumah warga Bali.

Selain rumah dan toko, ratusan warga juga membakar mini bus dan sepeda motor yang bernomor polisi DK, yang melintas di jalan.

Aksi perusakan dan pembakaran tersebut diduga merupakan buntut kasus kecelakan tunggal yang menimpa anggota polisi, Brigadir Eka Gede Suwarjana dan Arniati. Brigadir Eka merupakan warga keturunan Bali yang bertugas di Kepolisian Resort Sumbawa.

Sementara Arniati, warga Desa Berang Rea, Kecamatan Moyo Hulu, Sumbawa, merupakan PNS di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sumbawa.

Pada Sabtu, 19 Januari lalu, pasangan kekasih tersebut berboncengan sepeda motor. Nahas sepeda motor yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan hingga menyebabkan Arniati meninggal dunia.

Dugaan kecelakaan itu disampaikan polisi setelah melakukan penyelidikan. Berdasarkan diagnosa dokter, korban meninggal akibat kecelakaan atau jatuh saat berkendara.  

Namun, keterangan polisi itu dibantah pihak keluarga korban. Mereka menduga Arniati tewas bukan akibat kecelakaan melainkan menjadi korban penganiayaan. Sebab, keluarga menemukan bekas luka di sekujur tubuh, dan beberapa tulang patah. Selain itu, korban juga mengalami gegar otak.

Kematian yang tak wajar itu tak hanya memancing emosi keluarga, namun juga warga sekitar. Kemarahan warga berbuntut pada pengerusakan rumah ibadah milik warga Bali di Sumbawa.[rvn/rp]




Editor : -

  

KOMENTAR



KOMENTAR ANDA

Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.



Kontak KamiTentang KamiLowongan Pedoman Media Siber
Copyright © 2014 www.pesatnews.com