Jumat, 07-09-2012 07:56

Demokrasi Kebudayaan, Modal Demokrat di Pemilu 2014



Partai Demokrat

Partai Demokrat

TERKAIT
JAKARTA, PESATNEWS - Partai Demokrat (PD) mengaku tetap konsisten terhadap demokrasi kebudayaan yang diusungnya sejak awal dan akan terus digunakan pada Pemilu 2014. Hal itu dilakukan karena PD melihat potensi kultur yang ada di Indonesia masih menjadi pondasi dalam pilar demokrasi.

Menurut Kepala Depbudpar Demokrat, I Gusti Putu Laksaguna, PD sejak awal sudah membangun dan melaksanakan ini. Dengan membuat bangsa ini bersih, cerdas, dan santun. Artinya, PD akan terus mengacu pada budaya nusantara yang berbudi pekerti luhur. “Partai Demokrat  merupakan partai yang berani untuk melakukan itu. Presiden SBY juga tetap berpegang teguh terhadap hal ini,” katanya usai diskusi di Warung Daun, Jakarta, Kamis (6/9).

Meski demikian, diakuinya jika saat ini PD mengalami kritik dari berbagai kalangan. Baik itu kritik negatif maupun positif tetap dijadikan oleh PD sebagai tantangan untuk mendewasakan diri sebagai partai yang baru berusia  delapan tahun.

Putu menambahkan, demokrasi berlandaskan kebudayaan ini akan terus dibawa Demokrat di Pemilu 2014 untuk bisa kembali menarik  hati rakyat agar bisa kembali memenangkan pemilihan. “Demokrat menawarkan ini untuk kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.

Selain itu, pihaknya menampik jika isu kebudayaan yang akan tetap digunakan PD dapat menimbulkan gesekan karena Kebudayaan yang dimaksud bukan dalam arti sempit  seperti perbedaan etnis, bahasa, dan lainnnya. Tetapi Kebudayaan yang mengedepankan keseragaman.

Soal pilkada DKI, itu tak terjadi, tapi itu wacana, itu harus dilihat secara realita, masyarakat. Sudah melihat secara dewasa, kita cukup hebat, dan kita melakukan secara singkat, yang terpenting rakyat yang memilih. Kedepan demokrat kultur secara luas bukan dalam bentuk fisik arti sempit,

Sementara, terkait isu SARA yang membawa agama atau kesukuan dalam Pilkada DKI Jakarta sekarang ini dinilai hanya sebuah wacana atau isu belaka yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya. Terlebih masyarakat  juga sudah terbilang cerdas untuk menentukan pilihan. [rif/lip/fu]



Editor : -

  

KOMENTAR



KOMENTAR ANDA

Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.



Kontak KamiTentang KamiLowongan Pedoman Media Siber
Copyright © 2014 www.pesatnews.com