
ABUJA, PESATNEWS – Sedikitnya 15 orang tewas dan 32 luka-luka dalam tragedi pemboman 3 buah gereja di Ibuota Nigeria, Abuja pada Minggu (17/6).
Menurut seorang saksi mata, aksi pengeboman tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 pagi waktu setempat. Menurutnya, seorang pelaku bom bunuh diri mengendarai kendaraan dalam kecepatan tinggi menerobos barikade gereja.
Direktur Jenderal Badan Manajemen Darurat Nasional, Muhammad Sani Sidi Said menyebutkan, dua bom terjadi dalam hitungan menit di Kota Zaria.
Seperti dilansir cnn.com, pejabat keamanan setempat menyebutkan, Satu jam berikutnya ledakan juga terjadi di Gereja Sharon di Kota Kaduna.
Akibat dari aksi bom bunuh diri tersebut, pemuda Kristen di Kaduna dan Zaria bereaksi keras dengan membakar ban dan memblokir jalan-jalan utama. Sementara itu, pemerintah setempat memberlakukan jam malam pasca serangan bom bunuh diri tersebut.
Serangan bom dengan target gereja merupakan modus baru kawanan teroris di negara tersebut. Sebelumnya, aksi bom bunuh diri juga terjadi di sebuah gereja di Jos yang berada di Negeria Utara, saat berlangsung pelayanan. 5 orang dinyatakan tewas akibat aksi brutal tersebut.
Kejadian itu memicu bentrokan antarpemuda yang berbeda latar belakang agama. Belum ada yang menyatakan bertanggung jawab.
Ledakan dan serangan balasan itu memicu kekhawatiran lebih luas akan kemelut aliran di penghasil terbesar minyak Afrika dan anggota OPEC tersebut, meskipun gejolak akibat hal itu biasa singkat. [fu/pn]