Legenda

Sabtu, 12-05-2012 22:07


Jangan Takabur di Gunung Salak



ist

ist

TERKAIT
PESATNEWS – Kesangaran Gunung Salak kini menjadi buah bibir setelah pesawat Rusia Sukhoi SJ 100 menabrak tebingnya. Body pesawat hancur berkeping-keping, puluhan penumpangnya tewas mengenaskan. Sebagian orang menganggap itu kecelakaan murni. Namun tidak sedikit yang menduga adanya kekuatan mistis dibalik musibah itu.

Gunung Salak adalah gunung berapi yang mempunyai beberapa puncak, di antaranya Puncak Salak I dan Salak II. Letak astronomis puncak gunung ini ialah pada 6°43' LS dan 106°44' BT. Tinggi puncak Salak I 2.211 m dan Salak II 2.180 m dpl. Ada satu puncak lagi bernama Puncak Sumbul dengan ketinggian 1.926 m dpl.

Masyarakat sekitar menganggap keberadaan gunung sangat angker dan menyimpan banyak misteri. Sejak  jatuhnya pesawat Sukhoi SJ 100 di Gunung Salak pada Rabu (9/5). Perbincangan soal kekuatan mistis Gunung Salak kembali menghangat.

Banyaknya kecelakaan di Gunung Salak, semakin menguatkan mitos bahwa gunung berapi ini angker. Terlebih, sebagian warga setempat ada yang masih percaya bahwa Gunung Salak adalah tempat yang suci, tempat terakhir kemunculan Prabu Siliwangi, raja Padjajaran, kerajaan Hindu terakhir di Jawa Barat.

Ada  sebuah pura di lereng Gunung Salak bernama  Pura Parahyangan Agung Jagatkarta Tamansari Gunung Salak yang dibangun sebagai penghormatan terhadap Prabu Siliwangi dan para prajuritnya yang menghilang di Gunung Salak kemudian menjelma menjadi macan siluman.

Masyarakat sekitar juga sering menemukan hal-hal gaib di kawasan Gunung Salak ini yang berhubungan dengan Prabu Siliwangi. Sebelum membangun pura ini pada 1995, umat Hindu terlebih dahulu membangun candi dengan patung macan berwarna putih dan hitam. Di lokasi inilah, diyakini Prabu Siliwangi menghilang.

Sebelum tahun 1980 an, tempat tersebut dikenal sebagai Batu Menyan yang setiap harinya mengeluarkan asap. Konon masyarakat sekitar setiap hari melihat cahaya putih, dan sinar terang dari angkasa, kemudian turun ke batu.

Mitos tersebut seolah memperkuat keberadaan Gunung Salak sebagai lokasi angker. Banyak pendaki yang hilang lantaran tersesat. Selama ini, banyak pendaki mengaku mendengar suara gamelan atau melihat penampakan, mahluk halus di sana.

Para pendaki pun disarankan untuk tidak takabur dan mengucapkan kata-kata kotor atau kasar selama perjalanan. Tujuannya untuk menghindari gangguan 'lelembut' penunggu Gunung Salak. [fu/po]

 



Editor : -
 

KOMENTAR ANDA

Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.



KOMENTAR

  • moh.supri habo

    Allah maha besar dengan segala firmanya.Allah mencitakan jin manusia,malaikat untuk bertakwa kepadanya.bagi saya itu semua sudah di rencanakan Allah SWT .hanya kita yg ditingalkan lebih taat untuk menyemba padanya.karena kt tidak tau kapan kt akan menyusul pada mereka,yg sudah diambil Allah duluan.apakah lebih para dari pada mereka,hanya Allah yg tau
  • Mang Dita

    Itulah kekuasaan Alloh SWT,Semua ciptaannya bukan hanya manusia mahluk kasat mata,juga termasuk mahluk "halus" yang ada di jagat raya ini." ANEH" ANGKER" adalah Milik Alloh.....Pertebal Iman Wahai Ikhwan/Ahkwat.......Wassalam
Kontak KamiTentang KamiLowongan Pedoman Media Siber
Copyright © 2013 www.pesatnews.com