
Saat kejadian situasi stadion milik Kodam IV-Diponegoro itu sedang ramai karena ada pertandingan sepak bola Aqua Danone Nations Cup. Mobil yang tertimpa tembok sepanjang 16 meter, tinggi sekitar 3 meter, dan tebal sekitar 50 cm itu umumnya mengalami rusak di bagian depan.
Suara keras dari reruntuhan tembok membuat orang di dalam stadion berhamburan keluar. Pertandingan sepak bola untuk anak usia 12 tahun yang tengah diselenggarakan sempat dihentikan beberapa saat.
Para pemilik obil yang tertimpa tembok berencana meminta gabti rygi kepada pihak pengelola stadion. "Saya hanya berharap ada ganti rugi atas kejadian ini. Saya sangat kaget setelah keluar melihat mobil saya parah begini," ungkap Gatot (45), salah seorang pemilik mobil.
Gatot yang juga pelatih Sekolah Sepak Bola Bintang Muda Pati, berharap pihak pengelola stadion memerhatikan usia tembok yang memang sudah tua dan harus direnovasi agar tidak membahayakan sehingga kejadian ini tidak terulang lagi. [fu/pn]